Langsung ke konten utama
📋 Asesmen & EvaluasiTersedia

Asesmen Diagnostik

Identifikasi miskonsepsi siswa dan level pemahaman awal sebelum memulai topik baru.

3 menit baca1 bagian

Mengapa Alat Ini Penting?

Mengajar tanpa tahu level awal siswa seperti menembak dalam gelap. Asesmen diagnostik membantu Anda menyesuaikan strategi mengajar.

1

Kapan Menggunakan Asesmen Diagnostik?

Gunakan diagnostik di awal unit/topik baru. Ini memberikan gambaran tentang apa yang sudah diketahui siswa dan di mana letak kesalahpahaman mereka.

Hasil diagnostik membantu Anda memutuskan: apakah perlu review materi sebelumnya, atau bisa langsung ke materi baru.

Asesmen diagnostik bukan untuk nilai — gunakan hasilnya untuk diferensiasi pembelajaran.

Hasil yang Diharapkan

Soal diagnostik untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa dan level pemahaman awal.

Form yang Akan Anda Isi

Berikut field-field yang perlu Anda isi saat menggunakan alat ini:

Kelas
I / II / III / IV / V / VI
Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia / Matematika / IPAS / IPA / IPS / PPKn / PJOK
Materi yang didiagnostik
Input teks
Jenis diagnostik
Kognitif / Non-kognitif / Keduanya
Catatan (opsional)
Input teks panjang

Seberapa Dibutuhkan?

Bantu kami memprioritaskan pengembangan Asesmen Diagnostik

Kirim Masukan

Saran, kritik, bug, atau ide fitur untuk Asesmen Diagnostik

Masukan bersifat anonim kecuali Anda login

Kembali ke Panduan Lengkap